Kṣitigarbha adalah salah satu Bodhisattva utama dalam Buddhisme Mahayana, dikenal sebagai “Penolong Makhluk di Alam Neraka” dan “Pelindung Jiwa yang Tersesat”. Nama Kṣitigarbha berasal dari bahasa Sanskerta:
- Kṣiti berarti “bumi”
- Garbha berarti “rahim” atau “inti”
Sehingga artinya adalah “Inti Bumi” atau “Harta Karun Bumi”.
Asal-usul penghormatan kepada Kṣitigarbha berkembang dari India ke Tiongkok, Korea, dan Jepang sejak abad ke-7. Beliau sangat dihormati karena sumpah agungnya untuk tidak mencapai Kebuddhaan sebelum semua makhluk di neraka terbebas dari penderitaan.
Hari-hari yang diperingati:
Imlek bulan 7 Tanggal 30 – Hari Kelahiran Bodhisattva Kṣitigarbha
Peran dan Manfaat:
- Pelindung Alam Neraka: Membantu meringankan penderitaan makhluk di alam rendah (neraka, hantu, hewan).
- Penolong Anak Meninggal: Khususnya di Jepang, Jizō dipercaya melindungi jiwa anak yang meninggal dini (Mizuko Jizō).
- Pelancar Rezeki & Penghalau Bencana: Dipercaya membawa perlindungan dari kemalangan dan membantu kehidupan lebih sejahtera.
- Pembimbing Roh Leluhur: Umat sering memohon bantuannya untuk membebaskan arwah keluarga dari siksaan alam bawah.
Sifat dan Karakteristik:
- Welas Asih Tanpa Batas: Berikrar tidak mencapai kebuddhaan sebelum semua neraka kosong.
- Kesabaran & Keteguhan: Digambarkan sebagai Bodhisattva yang tak kenal lelah menolong makhluk paling menderita.
- Simbol Kebijaksanaan Bumi: Mewakili stabilitas, kedalaman, dan kemampuan menanggung penderitaan orang lain.
- Sederhana & Tidak Angkuh: Sering digambarkan sebagai biksu sederhana dengan jubah compang-camping, mencerminkan kerendahan hati.
Kisah Terkenal:
- Gadis suci menyelamatkan ibunya
- Raja Brahmana yang Berikar
- Ksitigarbha dan Raja Yama
Editor: Dendang Sutikno





Leave a comment